Seharian ini aku tidak melihat Arina, teman kuliahku yang juga tinggal serumah denganku. Catatan kuliahku dia pinjam, padahal aku sedang butuh untuk mengerjakan tugasku secepatnya. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke kamarnya dan mengambilnya sendiri. Mataku menelusur tumpukan buku di meja kamar Arina, berharap bisa menemukan buku catatan warna biru muda milikku. Tanpa butuh waktu lama aku menemukannya, tertindih buku lain dengan warna magenta. Sepertinya semacam buku cerita karena terlihat ada gambar tokoh dongeng di dalamnya. Dua orang wanita dengan wajah serupa, bahkan sama persis saling berhadapan dengan sebuah kotak kaca berisi permata di dalamnya. Aku tertarik untuk membaca isinya yang ternyata mirip buku harian dengan tanggal yang tertulis pada sudut kanan atas tiap-tiap halamannya. Mirip, meski aku yakin ini bukan buku harian karena isinya terlalu konyol untuk dianggap sebagai realita. Ada sebuah kisah mengenai kotak kaca penyimpan rahasia. Konon kotak ...
N0thing, just saying~