Skip to main content

Posts

Showing posts with the label 03

I dare you, Dear!!

sebelumnya ... *** "Darren!!" Alerta menegur Darren yang tampak sedang melamun. Siang itu terik dan Alerta memang sengaja mengajak Darren untuk menemaninya nongkrong.Alerta mencoba melupakan masalahnya dengan Darren kemarin malam, terlebih setelah Darren mendapat luka lebam di pelipisnya karena dihantam oleh Hans ketika Darren menemui Alerta. Alerta merasa bersalah karena memang pukulan tersebut merupakan bentuk pembelaan Hans sebagai sepupunya. Lagipula, Darren sudah minta maaf pada Alerta dan mengaku sadar akan kesalahannya. Bagi Alerta, itu sudah cukup. Maka dari itu, sebagai ungkapan rasa bersalah, Alerta mentraktir Darren makan siang. " Gimana  luka kamu? Masih sakit?" tanya Alerta. Jemarinya menelusur perlahan memeriksa lebam di pelipis Darren. "Dikit.. " Darren  nyengir.  Jemarinya meraih sekotak rokok di meja dan mengambil sebatang kemudian mencari-cari pemantik di saku celananya. Alerta pun dengan segera menyodorkan pemantik mungil warna...

Lima Makanan yang Membahagiakan

Akhir-akhir ini saya sedang jatuh cinta pada sebuah makanan, bahkan sampai terbawa mimpi. Dulu makanan ini identik dengan bentuk bulat dengan lubang di tengahnya. Tapi sekarang sudah  ada macam-macam variasi.  Iya, makanan yang saya maksud adalah donat, karena mengunyah donat membuat saya merasa bahagia. Kemudian saya menobatkan beberapa makanan lain yang memunculkan perasaan bahagia bagi yang memakannya.  Membahagiakan bukan karena zat-zat tertentu yang terkandung di dalamnya melainkan karena memang ada sensasi tertentu yang merangsang kita  untuk menuju kunyahan atau gigitan selanjutnya. Oke, inilah lima makanan yang membahagiakan versi saya. 1.        Donat Saya meletakkan donat pada posisi pertama karena memang makanan ini yang sempat menghantui mimpi-mimpi saya akhir-akhir ini. Donat yang banyak ditemui sekarang bukan lagi berbentuk bulat dengan satu lubang di tengahnya. Sekarang bentuk donat sudah semakin bervariasi, terleb...